Keluarga

Percayalah !!! Lamanya Jalinan Berpacaran Tidak Menjamin Pasangan Akan Berakhir Ke Pernikahan

Ayo, Bagikan:

Seperti yang dialami oleh salah satu pengguna akun facebook berikut ini. Meski sudah berpacaran selama enam tahun, namun sang gadis justru memilih menikah dengan pria yang baru melamarnya. Kisah ini kemudian diunggah oleh pria tersebut ke akun facebook miliknya.

Sontak saja hal ini langsung menjadi buah bibir di kalangan pengguna internet. Dalam akunnya ia mengunggah foto screenshot percakapannya dengan mantan kekasihnya tersebut.

Dalam waktu singkat postingan ini langsung di share oleh ribuan orang. Kebanyakan netizen memberikan semangat agar pria ini tetap semangat dan sabar agar mendapatkan jodoh yang lebih baik. Namun ada juga yang menyalahkannya karena terlalu lama membiarkan gadis tersebut tanpa kepastian.

Pria yang diketahui bernama Fredy ini awalnya memposting tulisan pada 29 Agustus lalu. Ia menulis bahwa meski sudah berjuang dan bertahan dengan kekasihnya selama enam tahun, tetap akan berpisah jika memang tidak jodohnya.
“6 tahun sudah… Sekeras apapun aku berjuang, sekuat apapun aku bertahan… Kalo bukan jodoh mau gimana lagi… Tolong panggilin tim medis.. “ tulisanya di akun facebook.

Merasa tersindir, mantan kekasih yang berinisial DM kemudian minta maaf ke FD melalui Blackberry Messenger (BBM). FD pun seolah tegar menjawab BBM sang mantan. Capture status itupun menjadi viral.

Dalam percakapan BBM yang dicapture dan diunggah di akun facebook tersebut DM meminta maaf atas perlakuannya. Ia juga mengucapkan terimakasih karena Fredy sudah pernah hadir dalam hidupnya serta melakukan pengorbanan untuk DM.
Menurutnya pengorbanan Fredy selama ini tidak akan sia-sia karena Ia akan selalu mengingat dan mengenangnya.

Lebih sakit lagi ketika DM mendoakan agar perasaan sayang Fredy terhadapnya bisa cepat hilang. Ia justru menilai bahwa dirinya bukanlah wanita baik yang pantas untuk fredy. Pada akhir permintaan maafnya Ia mendoakan Fredy mendapatkan wanita penggantinya yang lebih baik.

Namun jawaban Fredy yang cool dan terkesan santai membuat DM semakin ingin mempertegas tentang status hubungannya.
“Iyaaa…Iyaaa…Ga papa kok DM..Gak usah terlalu dipikirin..tulis Fredy. DM pun menjawab
“Karena aku sudah jelas-jelas memilih laki-laki lain, dan laki-laki itu juga mencintaiku dan mau melamarku” jawab DM.
Kebanyakan netizen memberikan semangat agar pria ini tetap semangat dan sabar, semoga diberikan yang lebih baik. Namun tidak sedikit juga yang menyalahkannya karena terlalu lama tidak melamar sang gadis.

Kisah ini menjadi salah satu pelajaran bagi pria, bahwa ternyata wanita lebih menyukai pria yang lebih menjanjikan hubungan yang pasti. Dari pada berpacaran lama namun tidak ada kejelasan.

Sumber: infoyunik.com

Lebih Baik Menikah Saja

Menikah memiliki berbagai makna tergantung dari siapa yang mengartikannya. Ada yang mengartikan menikah sebagai sesuatu yang menakutkan kemudian ingin sekali menghindarinya namun ada pula yang justru mati-matian berjuang keras untuk bisa menggapainya.

Dengan berbagai alasan banyak orang lebih memilih untuk menunda pernikahan mereka. Padahal semakin cepat menikah justru lebih baik. Mengapa demikian? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan 7 keuntungan jika kamu berniat menikah di usia muda berikut ini:

1. Menghindari Berbagai Macam Tindakan Dosa

Bukan bermaksud menyudutkan orang-orang yang ingin menjalani pernikahannya di usia matang, namun jika ditilik dari sisi agama, terlalu lama berpacaran justru lebih banyak memberikan sisi negatif daripada sisi positif.
Faktanya, kaum muda zaman sekarang cenderung lebih mudah terjebak dalam hubungan bebas dengan dalih saling cinta atau suka sama suka.

2. Disaat Kamu Tua, Anakmu Sudah Dewasa

Salah satu tujuan penting dari menikah itu sendiri adalah untuk segera mendapatkan momongan karena pada hakikatnya seorang anak akan menjadi sandaran bagi orang tua ketika kelak orang tua sudah tidak berdaya.
Jadi, apabila kamu memilih menikah muda maka saat menjelang usia senja, anak-anak kamu sudah menjadi dewasa dan mampu merawat orang tuanya dengan baik.

3. Tidak Akan Ada Lagi Perasaan Galau Seperti Saat Pacaran

Ada beragam rasa yang kamu dapatkan ketika berpacaran dengan seseorang, mulai dari perasaan sedih, senang, cemburu dan galau bercampur aduk yang akan selalu hadir di kehidupan cinta kamu dengannya.
Begitulah yang namanya pacaran, kamu disini dan dia disana. Ada saja pikiran curiga dan akhirnya membuat perasaan menjadi galau.

Namun, ketika kamu dan dia telah disatukan melalui pernikahan maka pikiran-pikiran negatif tersebut akan lenyap karena si dia kini selalu ada disisi kamu terikat sangat kuat dengan benang merah yang suci.
4. Tidak Merasa Iri Ketika Melihat Teman Menikah
Buat kamu yang saat ini sudah memiliki umur matang, pastinya sudah sering melihat satu persatu sahabat dekat kamu naik ke pelaminan.

Perasaan iri terkadang muncul di hati yang paling dalam ketika menyaksikan peristiwa tersebut terjadi. Namun, pengalaman semacam itu tidak akan pernah dialami apabila kamu sudah menikah lebih dulu dibandingkan dengan teman-teman yang lainnya.

5. Memiliki Tingkat Kepuasan Intim yang Baik

Pasangan usia muda cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih prima bila dibandingkan dengan usia yang lebih tua. Secara analogi, untuk urusan intim tentu saja hal ini akan memberikan perbedaan yang signifikan.
Melalui dukungan kondisi tubuh yang masih prima tersebut maka kepuasan intim akan mudah tercapai bagi pasangan suami maupun istri yang menikah muda.

6. Sukses Akan Lebih Mudah Diraih

Pepatah mengatakan bahwa satu langkah menuju cinta maka seribu langkah kemunduran cita-cita. Hal itu hanya berlaku pada masa pacaran karena cinta memang dapat membuat karir atau tujuan hidup seseorang menjadi terganggu.
Namun, di dunia pernikahan pepatah tersebut tidak akan berlaku karena yang terjadi justru sebaliknya yaitu selalu ada pasangan hidup yang hebat dibalik orang-orang sukses.

Setelah kamu menikah maka kehidupan kamu akan menjadi tenang dan pasangan hidupmu berperan penting dalam mendukung semua impianmu. Dukungan penuh dari pasangan inilah yang akhirnya menjadi kekuatan terbesar bagi seseorang untuk dapat meraih kesuksesan setinggi-tingginya.

7. Tumbuh Dewasa Dengan Cara yang Menyenangkan

Tidak ada batasan usia bagi seseorang untuk terus menjadi dewasa. Tumbuh dewasa adalah perubahan hidup menjadi seseorang yang memiliki pola pikir matang dan perilaku bijak.

Masa muda orang yang belum maupun sudah menikah memiliki cara untuk tumbuh dewasa yang sama, hanya saja ada satu perbedaan nyata diantara keduanya yaitu bagi orang yang telah memiliki pasangan hidup maka tumbuh dewasa yang ia alami bersama orang tercinta akan terasa sangat menyenangkan.

Itulah beberapa keuntungan apabila kamu berniat untuk menikah muda. Berapapun usia kamu saat menikah, apabila secara fisik dan mental kamu memang merasa sudah siap untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

Maka tentu saja hal itu tidak akan menjadi masalah karena layak atau tidaknya seseorang dipandang untuk menikah bukan tentang persoalan umur melainkan kemampuannya untuk mengemban tanggung jawab besar terhadap keluarga.
Sumber: ngegosip.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *