Artikel

Berdandan Cantik, Tukang Bubur Bandung Mengguncang Iman Pembeli

Ayo, Bagikan:

Memiliki paras cantik memang mempunyai daya tarik tersendiri maupun magnet bagi para pria. Tak jarang, profesi yang dilakoni kaum hawa tak sesuai dengan apa yang dibayangkan banyak orang.

Seorang perempuan asal Bandung, baru-baru ini menjadi perbincangan viral di jejaring sosial. Videonya saat melayani seorang pembeli ternyata mampu menarik perhatian warganet.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @majalayagood, tertulis keterangan bahwa perempuan cantik itu berjualan bubur beras dan nasi kuning RAOS. Dia biasanya mangkal di Jalan Babakan, Majalaya, Bandung.

Selain berparas cantik, tukang bubur itu juga memiliki bentuk tubuh yang ideal. Tentu hal tersebut makin membuat pembeli, khususnya para pria rela datang demi bertemu si penjual bubur. Tak heran jika kecantikannya mampu mengguncang iman para pria.

Video tersebut pun beredar hingga menjadi perbincangan viral di medsos. Banyak warganet menanggapinya dengan berbagai komentar. Mulai dari keinginan untuk bertemu tukang bubur cantik, hingga informasi mengenai si penjual cantik itu.

Berikut beberapa komentar warganet:

@rmrifan17: Besok mah bade di paksakeun meser bubur si teteh ah.

@dadang.depe.dd: @abahmichi beger deui.

@wulan: Langganan ekeu, tp da udh punya anak dan suami kalo ga salah, cuman tteh tetap cantik mempesona.

@tiaagust: Barokallah Teteh CANTIK, semoga banyak yang beli dan rejeki buat si buah hatinya lancar. Amin.

@mjly77: Sering kadinya meser buburna,biasana sok aya ibu mertuana,pusat na di saparako,geus puluhan tahun di sebrang smp muhammadiyah majalaya bubur raos teh,malah si pak Aa na masih eksis!lamun enjing2 kudu stand by ti jam 7 isuk2,kaburu ngantri!

@plink_vsp: Berkat Video Maker terbaik @abahmichi dan @majalayagood daerah Majalaya khususnya Teh Tanti lebih di kenal lagi, lanjutkan lur.

Bedasarkan informasi yang dibagikan warganet, sayangnya tukang bubur cantik yang dikenal dengan Teh Tanti itu berstatus menikah dan telah dikaruniai anak. Kabar tersebut tentunya membuat banyak pria patah hati, kan?

Nah, bagaimana menurutmu?

Kehidupan manusia zaman dahulu sangat lah berbeda dengan zaman sekarang. Kekurangan pengetahuan dan informasi menjadi masalah utama kehidupan masyarakat zaman dahulu. Hal itulah yang membuat orang dahulu melakukan tindakan yang pada masa sekarang kita anggap sangat aneh dan mengerikan. Berikut 6 hal tak lazim yang dilakukan orang zaman dulu.

Manusia telah mewarnai rambut mereka sejak zaman kuno, namun kurangnya pengetahuan tentang bahan kimia dan penggunaan zat-zat berbahaya membuat kesehatan mereka terganggu. Orang dahulu juga menggunakan bahan tanaman untuk mewarnai rambutnya, tapi efeknya tidak bertahan lama.

Orang Yunani dan Romawi menggunakan pewarna rambut permanen yang terdiri dari berbagai bahan kimia termasuk belerang. Pada 1700-an, orang Italia suka merendam rambut panjang mereka dengan larutan korosif untuk mendapatkan warna emas . Banyak wanita Eropa menggunakan serbuk saffron dan belerang untuk mencapai penampilan yang bagus. Mereka tak menyadari bahwa hal itu bisa membahayakan kesehatan mereka.

  1. Kotoran Hewan Digunakan Sebagai Obat

zaman kuno menggunakan kotoran hewan untuk menyembuhkan dan mengobati penyakit. Misalnya, wanita di Yunani kuno percaya bahwa kotoran buaya bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi yang ampuh dan dimasukkan ke dalam vagina mereka.

Di Mesir kuno, pejuang menggunakan kotoran hewan ke luka mereka. Kemudian kotoran domba digunakan dalam pengobatan rakyat Skotlandia untuk mengobati cacar, sedangkan kotoran babi untuk menghentikan mimisan. Entah berapa banyak kasus infeksi yang terjadi pada masa itu.

  1. Dokter Mengebor Lubang di Kepala Orang Untuk Melepaskan Roh Jahat

Dokter selalu penasaran dengan tubuh manusia dan menggunakan beberapa metode untuk menyembuhkan banyak penyakit. Membuat lubang di kepala adalah salah satunya. Dokter dulu percaya mereka bisa menyembuhkan penyakit seperti kejang, sakit kepala, dan infeksi.

Mereka berpikir bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh roh jahat yang terperangkap di dalam kepala manusia. Jadi mereka mengebor kepala manusia untuk membiarkan roh keluar. Praktik akhirnya ditinggalkan pada akhir Abad Pertengahan.

4. Kepala Keluarga Bisa Menjual Anak Laki-Lakinya Untuk Dijadikan Budak

Ayah adalah kepala keluarga dan memiliki hak atas istri, anak-anak, dan rumah tangganya. Ayah juga memiliki hak untuk memutuskan apakah akan memelihara bayi yang baru lahir dalam keluarga. Ayah diberi hak untuk menjual anak laki-laki mereka ke dalam perbudakan.

Jika orang yang membeli “budak” itu tidak lagi membutuhkannya, anak tersebut bisa kembali ke rumah ayahnya. Namun, kepala keluarga hanya bisa melakukan ini 3 kali. Jika melebihi dia dianggap orang tua yang buruk.

5. Di Mesir Kuno, Orang Mencukur Alis Mereka Jika Seekor Kucing Meninggal

Orang-orang di Mesir kuno menyembah kucing. Mereka percaya bahwa kucing membawa keberuntungan bagi keluarga tempat mereka tinggal. Kucing itu suci, dan siapa pun yang melukai mereka akan dijatuhi hukuman mati. Orang Mesir kuno akan meratapi kematian seekor kucing dengan mencukur alis mereka.

Tubuh kucing itu akan dibalsem dan di taruh di peti, dan seekor mumi kucing ditempatkan di sebuah makam keluarga atau di pemakaman kucing.

6. WC Umum di Roma Kuno

Tidak seperti WC umum yang ada di zaman ini. Pada zaman Roma Kuno WC umum yang dimaksud yaitu bukan satu ruangan untuk satu orang tetapi ruangan luas yang dipakai bersama tanpa penutup atau sekat. Tidak ada ruang pribadi untuk kita jika ingin membuang air.

Pada saat itu 95% penduduk lainnya menggunakan WC umum yang terbuat dari barisan batu panjang batu atau kayu besar dengan lubang yang dipotong. Air yang mengalir konstan dari bak mandi ke sistem pembuangan limbah. Privasi adalah aspek kehidupan yang tidak biasa bagi orang Romawi.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *