memiliki dalam pernikahan
Artikel

Apalah Arti Memiliki Kalau Hanya Dalam Pacaran, Mungkin Dia Bukan Jodohmu yang Sesungguhnya, Akan Hilang Esok Hari

Ayo, Bagikan:

Jangan gampang-gampang berkata “kamu milikku dan aku milikmu, bila hubungan cinta yang ada hanya sebatas pacaran. Karena apalah arti saling memiliki bila hanya dalam status pacaran, karena belum tentu nanti Allah izinkan dirimu memiliki ia selamanya.

Bisa jadi saat ini kamu mati-matian mencintainya, menjaganya, dan begitu menyayanginya, tapi pada akhirnya Allah sandingkan dirinya dengan orang lain.

Sungguh sangat menyakitkan bukan? Sebab itulah mengapa kita dilarang untuk pacaran, karena besar kemungkinan pacaran pada akhirnya hanya akan menyisakan luka mendalam, dikala Allah tak merestuinya bersama.

Jangan Bangga Dulu Memiliki Cinta Bila Dalam Status Pacaran, Karena Bisa Jadi Nanti Allah Sandingkan Ia Dengan Orang Lain

Maka dari itu, bijaklah menanggapi tentang cinta, jangan lenakan hatimu bila hanya dalam status pacaran, karena pacaran sama sekali tak ada manfaatnya bagi dirimu.

Dan bila memang sangat ingin kamu bermain dalam cinta, maka menikahlah terlebih dahulu, karena pacaran setelah menikah pasti akan sangat menyenangkan.

Banggalah Bila Cinta Yang Kamu Miliki Telah Halal, Karena Arti “Memiliki” Terbukti Bila Kamu Menjadikannya Penyempurna Agamu

Iya, banggalah bila cinta yang kamu miliki telah halal, sebaliknya jangan berasa bangga dulu mempunyai kekasih bila hanya dlaam hubungan yang dibenci Allah, karena yang demikian hanya akan menjauhkanmu dari kasih sayang Allah.

Karena arti milik memiliki dalam bercinta akan benar-benar terbukti bila kamu menjadikannya penyempurna agamamu, bukan hanya sekedar laramu sesaat.

Jangan Dulu Berkata “Kamu Milikku Dan Aku Milikmu”, Bila Cinta Yang Ada Hanya Menjauhkanmu Dari Cinta Allah

Oleh karenanya, jangan dulu berkata “kamu milikku dan aku milikmu”, bila cinta yang ada hanya menjauhkanu dari cintanya Allah. Karena yang pantas kamu akui menjadi milik adalah ketika cinta yang ada bisa mendatangkan keberkahan setiap saatnya, bukan malah murka Allah.

Yang Harusnya Kamu Akui Milik Adalah Ketika Kamu Telah Mengkauinya Didepan Allah Dan Di Depan Walinya
Benar, yang seharusnya kamu akui menjadi milik adalah ketikan kamu telah mengakuinya didepan Allah dan didepan walinya dengan ikrar cinta yang disebut ijab qabul. Karena disitulah tiket kamu bisa memilikinya untuk selama-lamanya.

Karena Cinta Yang Pantas Kamu Akui Menjadi Milikmu, Yaitu Ketika Kamu Sendiri Mampu Memilikinya Dengan Jalan Dan Cara Yang Benar Menurut Allah
Ingat, jangan bangga dulu akan cinta yang kamu rasa telah menjadi milikmu, bila cinta yang ada hanya status yang Allah haramkan. Karena cinta yang pantas untuk kamu akui menjadi milikmu, yaitu ketika kamu sendiri mampu memilikinya dengan jalan dan cara yang benar menurut Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *